Jakarta, 7 Desember 2025 – Suasana pagi di Bundaran Hotel Indonesia (HI) tampak berbeda dan jauh lebih berwarna pada Minggu pagi ini. Bertepatan dengan kegiatan Car Free Day (CFD) Jakarta, keluarga besar SLBN 11 Jakarta turut serta dalam perayaan puncak Hari Disabilitas Internasional (HDI) Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Kementerian Sosial Republik Indonesia.
Dengan mengusung tema "Setara Berkarya, Berdaya Tanpa Batas", kegiatan ini menjadi panggung nyata bagi para penyandang disabilitas untuk menunjukkan bahwa mereka adalah bagian penting dari kemajuan bangsa.
Jalan Santai Menuju Kesetaraan
Acara utama berupa Fun Walk atau jalan santai dimulai dari area Bundaran HI. Ribuan peserta, termasuk siswa-siswi SLBN 11 Jakarta, berjalan bersama dengan penuh sukacita. Langkah demi langkah yang diambil bukan sekadar aktivitas fisik, melainkan simbol pergerakan menuju masyarakat yang lebih inklusif dan ramah disabilitas.
Kehadiran para siswa di tengah keramaian CFD Jakarta memberikan pesan kuat kepada warga ibu kota: bahwa keterbatasan fisik atau intelektual bukanlah penghalang untuk bersosialisasi dan beraktivitas di ruang publik.
Setara Berkarya, Berdaya Tanpa Batas
Tema tahun ini, "Setara Berkarya, Berdaya Tanpa Batas", dirasakan sangat relevan oleh warga SLBN 11 Jakarta.
- Setara Berkarya: Menekankan bahwa setiap anak bangsa memiliki hak yang sama untuk menciptakan karya, baik di bidang seni, olahraga, maupun akademik.
- Berdaya Tanpa Batas: Mengajak masyarakat untuk tidak lagi memandang disabilitas dari sudut pandang hambatan, melainkan dari potensi luar biasa yang bisa dikembangkan jika diberikan kesempatan yang adil.

Dukungan Pemerintah dan Kebersamaan
Kehadiran jajaran dari Kementerian Sosial RI dalam acara ini mempertegas komitmen pemerintah dalam memberikan perlindungan dan pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas. Bagi siswa SLBN 11 Jakarta, berinteraksi langsung dengan para pemangku kebijakan dan masyarakat umum di Bundaran HI adalah pengalaman berharga yang meningkatkan rasa percaya diri mereka secara signifikan.
"Melihat senyum anak-anak kita berjalan di antara ribuan orang lainnya dengan bangga adalah kemenangan bagi pendidikan inklusif," ujar salah satu guru pendamping dari SLBN 11 Jakarta.
Menuju Indonesia Inklusif
Perayaan HDI 2025 ini diharapkan tidak berhenti pada seremonial belaka, tetapi menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus menghapus stigma dan merobohkan tembok hambatan bagi para penyandang disabilitas.
Mari kita terus dukung langkah mereka agar bisa terus berkarya secara setara dan berdaya tanpa batas!
Referensi Terkait:
- Hari Disabilitas Internasional (HDI): Diperingati setiap tanggal 3 Desember di seluruh dunia sebagai bentuk dukungan untuk meningkatkan martabat, hak, dan kesejahteraan para penyandang disabilitas.
- Mandat UU No. 8 Tahun 2016: Pemerintah melalui Kementerian Sosial terus berupaya mengimplementasikan Undang-Undang tentang Penyandang Disabilitas, memastikan aksesibilitas di ruang publik (seperti area CFD) dan kesetaraan dalam segala aspek kehidupan.

